Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2011

Soal Impian, Soal Keadaan

Gambar
Kadangkala memang keadaan tidak selalu seperti apa yang kita inginkan. Dunia pun menjadi tak senyaman biasanya. Pada saat-saat seperti ini, sebagian besar orang mengalami frustasi, putus asa, dan marah pada keadaan. Hati menjadi resah dan pikiran seperti benang kusut, semrawut. Namun sebagain yang lain, ada yang memundurkan langkahnya sedikit, menengok apa penyebab kesemrawutan itu, melihat ke dalam hatinya, dan memandangi lingkungannya, dia menganalisa baik dan buruk, kemudian memutuskan langkah untuk memperbaiki keadaan, dia bisa tersenyum kapanpun. Kira-kira, kita masuk bagian yang mana? Mengerti hal-hal seperti ini akan selalu silih berganti dengan kesenangan hendaknya membuat kita mempersiapkan kesiapsiagaan hati. Ya, karena hati yang tenang selalu bisa mengambil sisi positif seburuk apapun keadaan. Bukan untuk membuat keburukan itu sebagai kenyamanan, tetapi untuk lebih optimis bahwa dengan usaha suatu saat kondisi buruk itu disinari mentari dan jadi pelangi. Ahh~ itu ksn teori,

Daun yang jatuh tak pernah membenci angin

Gambar
Daun yang jatuh tak pernah membenci angin.. Dia jatuh begitu saja, tak melawan..mengikhlaskan semuanya Hidup harus menerima... penerimaan yang indah Hidup harus mengerti... pengertian yang benar Dan hidup harus memahami... pemahaman yang tulus. Tak peduli dari mana penerimaan, pengertian, dan pemahaman itu datang, Tak masalah mesti lewat kejadian yang sedih dan menyakitkan. ~ Tere Liye

Cuti : Cuma Titipan

Gambar
Pagi ini, di tengah hiruk pikuk jl wahidin raya yang menyeramkan (*paling gak suka menyeberang di jalan ini), aku diingatkan kembali tentang nyawa kita yang cuti, cuma titipan. Saat asyik berjalan sehabis membeli sarapan, tiba-tiba terdengar suara ambulan. Suara yang agak langka terdengar di komplek perkantoran ini, ada apa ya, apa ada yang kecelakaan, atau ada yang sakit pikirku. Tapi aku berbaik sangka si, mungkin cuma ambulan lewat. Seketika sudah sampai di lantai 11, teman-teman terdengar sedang meributkan seorang pegawai setengah baya yang tiba-tiba pingsan. Ohh, ternyata ambulan yang terdengar tadi memang membawa orang sakit. Innalillah, semoga bapaknya diberi kemudahan. Di waktu lain, aku sendiri sering mengalami peristiwa yang cukup membuat hatiku bergetar. Terutama kalau lagi naik motor, jalanan jakarta bukan medan yang asyik untuk pelan-pelan, tapi tidak oke juga untuk ngebut-ngebut. Selama mengendarai motor, aku selalu teringat mati. Selalu. Rasanya do'a-do'a yang ku