Istanbul, Pada Suatu Hari

2/15/2013 08:36:00 AM




google.com

Saya tidak pernah membayangkan, dulu Islam mempunyai kejayaan luar biasa. Saat orang Muslim dan non Muslim hidup makmur di bawah kekhalifahan Mehmed II. Saat Islam mampu menunjukkan giginya kepada orang-orang kafir. Di darat, juga di laut. 

Adalah Istanbul. Kota yang dulu dikenal dengan nama Konstantinopel. Dengan berbagai keistimewaan yang ada pada geografisnya. Diisyaratkan oleh Rasululloh SAW, akan takluk kepada Islam, sebelum Romawi takluk kepada Islam. Konstantinopel bahkan disebut-sebut sebagai ibu kota dunia.

Konstantinopel adalah cita-cita bagi khalifah dan kebanggaan bagi prajurit untuk mampu menaklukannya. Perjuangan untuk menaklukkan Konstantinopel tidak hanya dengan satu dua kali peperangan, beratus-ratus tahun dibutuhkan hingga akhirnya Konstantinopel berhasil direbut dari tangan orang Kristiani. Tentu, dengan izzah yang kuat dari para Khalifah dan Ghazi-nya. Dengan impian tertinggi mampu mewujudkan bisyarah Rasululloh SAW. Dan dasar dari seluruh impian itu adalah keimanan kepada Allah SWT. 

Dalam buku yang dituliskan oleh Ust Felixsiauw yang berjudul Muhammad Al Fatih 1453, tergambar dengan jelas bagaimana perjuangan merebut Konstantinopel. Dalam setiap peperangan, para khalifah dan prajurit tidak pernah meninggalkan sholat dan tilawah. Juga selalu mengutamakan sikap kasih sayang terhadap selain musuh. 

Subhanalloh, jika sejarah kemenangan Islam berulang. Sungguh, saya ingin menjadi salah satu ghazinya (warrior of faith). Saya ingin bersama mereka mewujudkan kejayaan Islam. Membuat Islam menjadi rahmat bagi alam. Semampu saya. Sebisa saya. Istanbul, adakah pada suatu hari nanti kembali menjadi simbol kejayaan Islam?

You Might Also Like

0 comments