Galau Berpakaian Syar'i?

  • 12/16/2013 10:15:00 AM
  • By Athiah Listyowati
  • 3 Comments

source
Cantik dan adem yah?
Begitulah hiasan terindah di dunia (alias wanita Muslimah) terlihat saat ia menaati Allah SWT. Maksudnya? Yap, definisi perhiasan dunia yang paling indah itu melekat pada 'Wanita Sholihah", tidak berhenti pada kata 'Wanita'. Jadi, sebenarnya kesholihannya lah yang menjadikan seorang wanita sebagai perhiasan terindah :)

Trend berhijab mulai menanjak di Indonesia sejak awal 2011. Bermunculanlah berbagai tipe hijab, dari yang dililit-lilit, diputer-puter (*untung ga  dijilat trus dicelupin juga, XD) dst. Semenjak saat itu pula ada ribuan Muslimah tergerak untuk berhijab. Memakai jilbab gitu ~ Nah, fenomena ini ternyata ga berhenti disitu, karena dunia fashion yang menyediakan dan menawarkan busana untuk mereka yang berhijab pun berkembang pesat. Sayangnya, tidak semua produk fashion itu sesuai dengan tuntunan dan ajaran Islam tentang berbusana bagi seorang Muslimah. Thats the point, agama kita itu super sempurna, ga ada satu pun bagian kehidupan yang ga diatur oleh agama kita, termasuk di dalamnya tata cara alias tuntunan berbusana, di rumah, di luar, semuanya ada tuntunannya. 

Kali ini saya pengen mengajak ukhtis semua merenungi kembali fitrah wanita yang diciptakan oleh Allah SWT dengan berbagai keindahan yang menarik, terutama bagi lawan jenis. Untuk alasan keselamatan diri dan juga menghindari fitnah, Allah SWT telah memerintahkan kita untuk mengulurkan kain hingga menutup dada, tidak berlenggak lenggok dalam berjalan, tidak tabarruj, tidak mengubah bentuk ciptaan Allah SWT (mencukur alis, mengikir gigi, menato), tidak menggunakan wewangian yang mencolok, berpakaian longgar-tidak transparan-tidak menyerupai laki-laki dan tidak berpkaian untuk tujuan kepopuleran. Itu untuk aturan berpakaian keluar rumah, di dalam rumah ? Selama ada ayah atau saudara kandung laki-laki (muhrim laki-laki) tetap berpakaian menutup dada hingga lutut, sedangkan jika di rumah hanya ada suami, sang istri bebas bereksplorasi, mau pakai baju gaya apa saja boleh asal suami suka, wewangian malah jadi wajib, dandan juga jadi wajib. Pokoknya untuk suami mah si wanita kudu all out cantiknya :P

Nah, sayangnya, masih banyak Muslimah yang terbalik dalam menjalankan aturan tersebut, keluar rumah
sumber
dandan abis-abisan, di dalam rumah polosan aja >,< Sebenarnya apa siy yang membuat kita bersikap seperti itu ? Dulu, waktu saya juga masih jadi anak nakal (*haiihh), saya merasakan bahwa saya belum punya komitmen untuk nurut perintah Allah SWT, jadi dengan mudahnya melanggar, waktu itu saya juga ga ngeh betapa mulianya sebenarnya wanita didudukan Allah di tengah masyarakat. Allah SWT ingin kita aman dari gangguan laki-laki jahat, Allah ingin kulit kita terlindungi, Allah ingin kita sempurna menjadi tauladan. So, yang pertama-tama harus dilakukan supaya kita istiqomah dalam berpakaian syar'i adalah komitmen, izzah, niat, semangat, janji kepada Allah SWT untuk selalu menjaga komitmen. Setelah itu, kita harus mengisi diri kita dengan ilmu, supaya kita selalu ingat dan selalu ingat untuk taat. Sekarang mah banyak sekali sumber ilmu, mulai dari twitter (bisa cek @pedulijilbab), inet, bukiu-buku dan tentu saja kajian-kajian (radio, tv, masjid/kampus). Setelah itu ? Action. Bisa karena biasa kan? Yang awalnya masih pakai jilbab nerawang, hayuk atuh, pindah ke jilbab yang tebel :). Susah nyarinya , mahal jilbabnya ? Ga lagi, contact saya aja deh kalau butuh jilbab syar'i diskon :) *dengan syarat tertentu tapi ya. Begitu juga dengan celana jeansnya, sedikit-demi sedikit disimpen aja di kotak, atau buat aja jadi kerajinan tangan :P, hasilnya buat beli rok dan gamis ~ Sekarang boelh dua kaos kaki, besok nabung lagi supaya bisa lebih banyak persediaanya. Intinya, yakin saja Allah SWT ga bakal menyia-nyiakan orang yang sedang pedekate sama Dia, lha wong kita berjalan padaNya, Allah lari ke kita. Tul ga?

Emang kalau pakai pakaian syar'i bakal susah cari jodoh ya ? Yang ada malah jodoh kita terseleksi secara alami, bukannya menjauh :p

Emang kalau pakai pakaian syar'i bakal susah cari kerja? Susah banget. Susah cari kerja yang gak halal dan ga baik buat akhirat kita. Tapi dapet kerja yang halal dan berkah mah Allah bantu.

Tapi ortu belum ngijinin aku pakai pakaian kayak gitu? Ups, kita pelan-pelan aja nyampaiinnya, sambil pijit-pijit gitu ke ibu, sambil nyapu-nyapu rumah, tambah rajin ngaji dan belajarnya, yakin deh, lama-lama mereka bakal ngerti bahwa pakaian syar'i ternyata juga mengubah anaknya jadi gadis sholihah nan tersayang. In sha Allah.

Ga gaul ah kalau pakai pakaian kayak gituan ? Aku siy lebih seneng dibilang ga gaul daripada dibilang ga sholihah :P

Udah ah, ayuk yuk yuk, rombak-rombak penampilan jadi lebih sholihah ~
Oiya, jadi inget, untuk para suami, pastikan istri dan anak-anak pakai pakaian syar'i yah, pahala karena nafkah yang kita berikan untuk membelikan mereka pakaian itu selalu mengalir setiap mereka mengenakannya. Sebaliknya, dosa juga mengalir kalau kita membiarkan mereka lalai untuk mengenakan pakaian yang disyariatkan Allah, beware para husband sholih!

You Might Also Like

3 comments

  1. warna-warni model hijab kadang menggiurkan juga mba.
    harus menguatkan hati untuk istiqomah dengan hijab syar'i.

    btw, sudah berapa bulan usia kandungannya?

    BalasHapus
  2. Iya mba, memang tetap harus nge-rem juga takutnya jadi terlalu 'cantik' pas keluar >,< gegara jilbabnya ~

    Alhamdulillah, masuk 30w, mba
    Mohon doanya terus yaa ~

    BalasHapus
  3. sebaik2nya hijab adalah hijab yg sesuai syar'i.
    tetap istiqomah,,.
    produsen mukena katun jepang

    BalasHapus