7 Weeks to Go (in sha Allah)

  • 1/06/2014 04:06:00 PM
  • By Athiah Listyowati
  • 0 Comments

Alhamdulillah,

First of all, syukur alhamdulillah, selama 8 bulan terakhir bisa menjalani kehamilan dengan baik, lancar dan sehat, meskipun beberapa kali kudu absen ga ngantor karena kerasa greges-greges dan lemes. Kalau diinget-inget, selama hamil yang kedua ini, pernah divonis typhus pas di week ke 20, kudu bedrest dan minum antibiotik, alhamdulillah kakak bayi tetap tumbuh sesuai growth chart normal. 

Tabel Usia Kehamilan, BB Janin dan Panjang Janin
Setelah divonis typhus, ga berani lagi jajan sembarangan dan telat maem, akhirnya malah BB ibunya melejit, :DD Naik sampai 5 kg dalam sebulan, sehabis itu rata-rata naik 2 kg setiap bulan, jadi sampai sekarang total sudah naik 11 kg :P

Masuk week ke 30, dokter bilang ketubanku kurang, hanya 8 dari 10 ICA. Akhirnya teraphy minum, sebenernya bukan teraphy juga siy, memang normalnya ibu hamil kudu minum 3 liter per hari, diriku aja yang bandel. Sekarang ga berani lagi minum kurang dari 3 liter per hari, soalnya kayak pernah aku ceritain di postingan sebelumnya, ketuban itu pertanda kesejahteraan bayi. Kekurangan ketuban yang udah ga bisa ditangani lagi biasanya memicu keputusan untuk caesar. Karena, yeah, ketuban yang cuma sedikit itu memicu janin stres, padahal janin yang stres itu sangat n kudu dihindari banget. 

Akhirnya dokter juga meminta aku uji lab, karena pas ditanya udah pernah uji lab apa belum, aku jawab belum, kecuali pas cari tau aku beneran kena tipes apa ga. So, aku diminta tes prenatal (tanpa torch) tambah uji gambaran darah tepi (untuk cek aku anemia ato ga). Tesnya berupa cek darah dan urin. Dari cek darah bisa ketauan Rh, golongan darah, kondisi trombosit, eritrosit, leukosit, hepatitisA dan C dan Hb. Sedangkan dari urin bisa diketahui apakah ada kemungkinan infeksi saluran kemih, or sisa protein, or bakteri atau jamur. Dan, hasilnya hemm, cukup membuat tarik napas, karena Hb rendah dan terdeteksi ada bakteri, jadi harus theraphy makanan dan obat. Makanan untuk meningkatkan Hb di antaranya red meat, ikan laut (tuna, salmon), buah bit, sayur-sayuran hijau, kacang-kacangan dan buah-buahan yang banyak mengandung vit C untuk membantu penyerapan zat besi. Nah, si bakteri itu dideteksi karena memang selama hamil ini aku keputihan, ditolong pengobatannya pakai obat dan yoghurt, trus ngurangin susu dan gula. Alhamdulillah, sejak diet gula, beberapa gejala gak mengenakan berkurang, biasanya aku kram kaki malem-malem seminggu bisa dua kali, sekarang ga lagi, begitu juga pegel-pegel di kaki berkurang, jumlah keputihan juga ga sebanyak duluu ~ Semoga semua ikhtiar tadi  bisa mendukung kesehatan bunda dan janinnya, sehingga bisa melahirkan dengan normal dan mudah, doakan ya ~

Oiya, beberapa minggu lalu keliatan di USG kalau kakak masih sungsang, secara medis si batesannya 38 week, untuk nunggu dia berposisi sujud di jalan lahir. Pernah latian nungging malem-malem malah tengah malemnya perut sakit luar biasa, sepertinya salah posisi or asam lambung naik, soalnya latian pas banget baru selese makan. Pada nyaranin ikut senam hamil, tapi keknya pengen latian di rumah aja, eh, apa senam hamil aja ya, aakk, baiklah, sepertinya memang harus senam hamil lagi, osh, bismillah ~

Waktu untuk cuti juga makin dekat, kalau sesuai HPL, in sha Allah mulai cuti tanggal 25 Januari ini. Habis itu bakal balik ke rumah mba uti nya kakak bayi di Prembun, dan nunggu saatnya lairan di sana. Ga terasa yaahh, 9 bulan ituu. Sekali lagi minta doanya untuk kelancaran semua harapan ke depan, aamiin.

Masih harus banyak persiapan mental dan fisik sampai akhirnya kakak bayi -in sha Allah- lahir ke dunia, aamiin. Kakak bayii, mari kita berjuaaanngg ^^9

You Might Also Like

0 comments

Hi, nice to hear your inner-voice about my blog. Just feel free to write it here, but please dont junk :)