Kakak Bayi 34 Weeks

  • 1/20/2014 02:36:00 PM
  • By Athiah Listyowati
  • 4 Comments

Haii, all~
How are today?

Hujan ga berhenti dari beberapa hari kemarin, itu tandanya Allah lagi ngingetin kita untuk banyak doa dan banyak introspeksi. Semoga ke depan semakin baik dan semakin baik. Aamiin.

Alhamdulillah seminggu lalu udah ambil uji lab untuk gula darah, dan hasilnya negatif. Terima kasih doanya, diagnosa aku kena diabetes gestasional tidak terbukti. Tapi bukan berarti aku boleh balik ke kebiasaan awal nom nom semua yang manis-manis, tetep kudu dijaga asupan manisnya supaya ga mengganggu kadar Hb di darah. Oiya, dr Valle juga bilang kalau aku pantang banget telat makan. Telat makan bisa memicu diabetes juga ternyata >,<

Kemarin juga akhirnya bisa ngeliat kakak bayi in 4d version, ihiiy, gratis pulak. Kata dr Valle, muka kakak bayi mirip ibunya, ow ow ow. Sebenernya siy, mau mirip ibu or bapaknya is no worry, asal jangan mirip tetangga *ups. Kakak bayi beratnya sudah mencapai 2,1 kg, termasuk besar untuk usianya yang masih 34 w. Dan tarraa, ibunya malah turun 1 ons, i am so surprised. Tapi emang kerasa ga naik si niy BB. Ternyata memang turun. Diet gula ngaruh besar banget ke BB. Biasanya stiap bulan naik min 2 kg. Nah itu, malah turun 1 ons dalam 2 minggu. Dan kekhawatiranku tentang kesimpulan anemia dari uji gambaran darah tepi, ternyata bukan anemia dalam arti kurang darah, tapi anemia yang disebabkan oleh alergi. Fyi, diriku memang alergi beberapa makanan, dan manifestasinya jadi gatel di tempat tertentu setelah makan makanan tertentu. Tapii, teteup yah, mana mungkin diriku ga makan telur, ikan, daging kambing, :DDD

Sekarang waktunya udah makin deket, sometime khawatir juga si kepikiran bakal melahirkan di mana dengan siapa dan dengan cara gimana. Meskipun udah ada rencna, tetep harus siap-siap dengan kenyataan apapun yang disiapkan Allah untuk ibu dan kakak bayinya. In sha Allah semua adalah yang terbaik. Kakak bayi masih asyik dengan posisi sungsang, masih pengen deket-deket ibunya kayaknya. Tapi kita juga sedang berusaha bersama, banyak posisi sujud untuk membantu kakak bayi menuju jalan lahir. Semua memang butuh kesabaran, kadang aku berpikir keknya asyik ya jadi ibu hamil lain, ga ada kendala apa-apa. Heyy, who knows ya? Rumput tetangga keliatan lebih hijau karena kita aja yang memandangnya begitu. Lagipula, kehamilan itu prosesnya rahasia Allah, seperti halnya nanti saat melahirkan. Jadi, apapun yang dihadapi selama prosesnya, itu semua adalah sarana Allah supaya kita terus belajar dan terus bergantung kepada Allah SWT. Mohon doanya ya semoga akhirnya nanti bisa melahirkan dengan normal dan mudah, aamiin.

Sehat-sehat untuk semua bumils, semoga Allah SWT senantiasa memudahkan jalan untuk menjadi ibu :) Like someone said, there are three words that make people happy: mom, home, and heaven. Aren't they?

You Might Also Like

4 comments

  1. Sehat-sehat yaa, Kakak Bayi sama ibunya. Ntar biar bisa main sama ammah :)

    BalasHapus
  2. sehat sehat ya dek lilis..saling mendoakan semoga persalinan kita nanti diberi kemudahan, kelancaran.
    amiin

    BalasHapus
  3. semangat budhe budhe disini ^^, selalu saling mendoakan yak, insya Allah :*

    BalasHapus
  4. Mba Ren : aamiin, mohon doanya terus :')

    Mba Ayu : aamiin Ya Rabb, in sha Allah Mba :3

    Dian Suc : Semangattt !! In sha Allah senantiasa saling mendoakan :) *pelukk

    BalasHapus

Hi, nice to hear your inner-voice about my blog. Just feel free to write it here, but please dont junk :)