welcome the right brain world

  • 9/16/2014 08:02:00 AM
  • By Athiah Listyowati
  • 0 Comments

Seperti kita ketahui bersama kalau manusia itu terdiri atas otak kanan dan otak kiri. Menurut teori dominasi otak kiri atau otak kanan, masing-masing sisi otak mengontrol berbagai jenis pemikiran yang berbeda. Sebagai tambahan, teori tersebut mengemukakan bahwa seseorang akan lebih dominan menggunakan satu bagian otak dibandingkan bagian yang lain. Misalnya, seseorang yang "berotak kiri" sering dikatakan lebih logis, analitis dan obyektif, sementara orang yang "berotak kanan" dikatakan lebih intuitif, bijaksana dan subyektif. yang paling inget siy, kiri tuh identik sama ngitung-ngitung, kanan identik sama nggambar or ngarang, berimajinasi. Aku sendiri kalau dites dominasi otak hampir sama penggunaan otak kanan dan kirinya, tapi kiri dominan sekitar 5% dari kanan. But, sejujurnya, aku lebih enjoy menjadi orang yang otak kanannya dominan. Ngelakuin sesuatu pun lebih seneng yang berbau bau kerjaan otak kanan, prakarya, nggambar, desain, nulis, motret, masak, bikin puisi, bikin prosa, semua yang berbau otak kanan bagiku sangat keren sekalee ~

Gambaran penggunaan otak kanan dan otak kiri
Selama ini sistem sekolah  kita lebih mendorong para siswanya untuk ngembangin kiri aja, apalan, itung-itungan, dst. Tapi kegiatan menganalisis, mengeluarkan ide, jarang dibanget distimulasi. Akibatnya anak-anak kita itu banyak yang secara akademis jago (fisika, matematika, kimia, dll), tapi kurang baik emosi dan interpersonalnya, ga punya jiwa seni yang bikin hidup ga sekedar guratan guratan angka, jiaahh ┏((= ̄(エ) ̄=))┛

Makanya sekarang berkembang yang namanya stimulasi untuk menyeimbangkan penggunaan otak kanan dan otak kiri, biar hidup ga kaku, biar kita terbiasa buat merasakan apa yang orang lain rasakan, ga saklek, ga semaunya dhewe. Anak-anak diajari sastra dari kecil, diajari indahnya bahasa, diajari indahnya nada. Dan apakah kalian tau, Al Quran sudah memuat keduanya, bahasanya itu sastra tingkat tinggi, tatanan bacaannya punya nada magis, siapa diantara kalian yang ga kebius indahnya bacaan Al Quran? (=^・^=) Aku seneng banget sama bacaan Al Qurannya Misyari Rasyid plus Muhammad Toha, nyampee gitu ke hati, ademmm ~

So, kalau dari anak bayi jeger udah didengerin bacaan Al Quran, insyaAllah kedua otaknya bakal berkembang. Stimulus otak kiri kita ajarin lewat vocab, mengenal warna, mengenal bentuk, terus otak kanannya lewat bacaan Al Quran, melukis, menyanyi, membuat prakarya, dst dst.

Well, inti tulisan ini bukan soal itu siy, intinya lagi pengen ngoptimalin otak kanan buat ngembangin ide dan berimajinasi, welcome the right brain world  ♪~♪ ヽ໒(⌒o⌒)७ノ ♪~♪


You Might Also Like

0 comments