{HOME TREATMENT} THIEVES OIL

10/09/2014 09:22:00 AM

Pagi ini seorang teman menceritakan kondisi anaknya yang mulai tertular flu. Usianya sekitar 3 bulan. Anak bayi masih unyu gitu please banget jangan buru-buru dikasih obat, apalagi kalau sakitnya masih sekitaran common cold, batuk, pilek, most of them disebabkan oleh virus. Virus ini bakalan kalah sama imun kita sendiri. So, ngapain masukin obat aka racun yang ga ada lawannya di tubuh kita. 

Apa iya gakpapa ga bawa anak ke dokter padahal dia batuk pilek (selanjutnya kusebut batpil ya)? Ngobatin ga harus bentuk obat kan ya? Masih ada tatalaksana di rumah kan ya? Ini tatalaksana yang saya sarikan dari buku Q & A fos Smart Parens nya dr Wati :
  1. Istirahat. 
  2. Perbanyak cairan (ASI adalah imun bayi yang paling tokcer, jadi jangan pernah ngeremehin ajaibnya ASI, yang sudah ga ASI, bisa cairan lain seperti susu, jus, sup*kalau sudah boleh makan selain ASI/susu)
  3. Dijemur. Ingat ya, pas mataharinya masih suam-suam, kalau udah panass, ya jangan dijemur, dan cukup 15 menit bagian depan, 15 menit bagian punggung (sambil ditepuk-tepuk)
  4. Membuat uap dari air panas plus 2-3 tetes minyak telon untuk membuat ruangan menjadi tidak kering. Kurangi penggunaan AC.
  5. Beberapa dokter membolehkan bantuan balsem bayi untuk membantu pernapasannya supaya lega. 
Untuk pelega napas bayi, saya biasa pakai transpulmin BB, dioles sedikit ke punggung dan dada (ga boleh dioles ke selain dua tempat itu loh ya). Oiya, jangan pernah menggunakan balsem yang mengandung camphor, misal V*cks Vaporub Baby Balsam. Meskipun tertulis di produknya untuk bayi, ternyata ia mengandung camphor. Saya cuplikan side effectnya ya : Camphor is LIKELY UNSAFE in children when applied to the skin. Children tend to be more sensitive to the side effects. Camphor is definitely UNSAFE when taken by mouth. Seizures and death can occur if these products are eaten. Keep camphor-containing products away from children.(http://www.webmd.com) Efeknya bisa sampai meninggal, mending cari cara yang lebih safe.

Nah, gegara banyak baca-baca dan googling tentang bagaimana kita bisa menghindari bahan-bahan kimia sebanyak mungkin, termasuk dalam konsumsi kesehatan. Akhirnya Lis kenal sama komunitas yang namanya Green Mommy Network. Komunitas ini didirikan oleh Kak Deasi Srihandi yang punya cita-cita untuk hidup balik ke alam, as a mom, dia memanage gimana caranya kehidupan keluarganya itu ga bergantung sama bahan-bahan kimia yang sedikit banyak ga bagus untuk tubuh maupun lingkungan. Dengan keahliannya di bidang racik meracik bahan-bahan alam, Kak Deasy membuat produk yang diberi nama Green Mommy. Ups apa hubungannya sama batpil, ada banget. Salah satu produk andalan GMS (nama toko nya Green Mommy) adalah essential oil.

Essential oil adalah saripati tanaman yang berbentuk minyak. Dengan pemrosesan tertentu, sebuah tanaman (bunga, daun, akar) atau biji-bijian bisa berubah menjadi cairan bertekstur minyak. Contohnya ada minya kemiri, minyak bunga matahari, dll. Suatu essential oil bisa berasal dari satu jenis bahan utama atau lebih. Nah, kerennya, essential oil ini 100% bahan alami, makanya ga tahan lama karena sama sekali ga pakai bahan kimia yang berguna untuk mengawetkan. Jangan tanya aromanya, beda masa produksi bisa menghasilkan kekuatan dan khas aroma yang berbeda. Udah ada banyak banget komposisi essential oil yang diciptakan untuk berbagai macam fungsi. Nah, salah satunya adalah thieves oil.


Berdasarkan sejarahnya, thieves oil ini diracik oleh segerombolan pencuri di era kegelapan Perancis dimana penyakit menyebar sangat cepat dan belum ada obat apapun yang berhasil ditemukan. Saat begitu banyak korban berjatuhan, gerombolan pencuri diketahui tidak terkena penyakit itu sama sekali, hingga akhirnya sang penguasa meminta mereka mengaku, bagaimana mereka bisa tidak tertular, dan weeww, jawabannya adalah racikan herbal yang saat ini diberi thieves oil, minyak sang pencuri.

Thieves oil terdiri atas cengkih, rosemary dan minyak aromatik lain. Minyak Clove (cengkeh) adalah sumber alami yang paling tinggi kandungan eugenol, dan juga bahan tunggal yang paling tinggi kapasitas antioksidannya berdasarkan skala ORAC.  Clove juga dikenal karena khasiatnya dalam memperkuat daya imun tubuh.  Kegunaannya bejibun, bisa untuk sanitizer, toothpaste, mouthwash, foaming handsoap, disinfektan, radang tenggorokan dan tentu untuk batpil.

Nah, gimana sih tepatnya kalau untuk batpil? Cukup oles di kaki kita or orang yang pengen kita kasih EO, then? Tunggu reaksinya. Yang enakan biasanya sebelum bobo. Jadi EO yang di kaki ga kemana-mana. Nempel dan meresap. Reaksi terhadap thieves oil beda-beda, beberapa sampai muntah lendir ijo, eberapa kentut-kentut aja, kalau Yumna ga spesifik langsung ada efek, tapi dua tiga hari kemudian flunya mereda alhamdulillah. Segampang itu? Iyaps.



Nah, ga perlu panik lagi kan kalau bocil batpil? Yang penting tatalaksana rawat rumah dulu ya Pak, Bu. Kalau dua minggu ga reda baru deh ke DSA :) Sebelum diberi obat, pastikan sudah tepat dosis, tepat treatment ya Pak, Bu. Maksud saya, jangan sembarangan iya-iya aja, kita sebagai pasien membeli jasa medis juga harus kritis. Sekarang udah populer banget yang namanya Rational Used of Medicine (disingkat RUM). Gerakan ini mengajak kita untuk rasional dalam menggunakan obat, sehingga tidak sembarangan meminum dan memberi obat. Lah, kan yang ngasih dokter, masa bisa salah siy? Dokter kan juga manusia biasa, beberapa di antaranya belum menganut RUM dalam medikasi. Jadi, kalau ada dokter yang jelas pro RUM dan pro ASI, mendinglah dateng ke dokter itu aja :)

Alhamdulillah, semoga sehat sehat terus ya kita semua, aamiin :3

You Might Also Like

0 comments