Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2015

Nama : Kado Terindah Kedua

Gambar
Memiliki anak yang sholih dan sholihah adalah dambaan setiap orang tua. Rasululloh SAW mengajarkan pentingnya pendidikan anak untuk membentuk mereka menjadi Sholihin dan Sholihat jauh sejak kita memilih calon Ibu/Bapak mereka, yaitu ketika sejak kita memilih seseorang yang akan menjadi istri/suami kita.  Pada suatu hari Amirul Mukminin Umar bin Khattab RA didatangi oleh seorang laki-laki yang telah memiliki seorang anak. Lelaki tersebut mengeluhkan kepada beliau betapa durhaka anaknya. Ia bercerita bahwa anaknya ini suka berkata kasar kepadanya serta sering memukulnya. Amirul Mukminin pun memanggil anak itu dan memarahinya. Namun apa yang terjadi, anak tersebut berkata agar janganlah Amirul Mukminin tergesa-gesa mengadilinya.  Anak itu berkata, "Jikalau seorang ayah memiliki hak terhadap anaknya, bukankah seorang anak juga memiliki hak atas ayahnya?".  "Benar..", Amirul Mukminin menimpali. "Lantas, apakah hak anak terhadap ayahnya tadi

#DIY : SWEET BOWTIE SHIRT

Gambar
Maaf sebelumnya kalau step stepnya kurang jelas *piss Siapkan :  1. Kaos polos sesuai ukuran anak 2. Perca 20*20 cm 3. Benang dengan warns serasi 4. Jarum jahit 5. Jarum pentul 6. Gunting Langkah - langkah : 1. Buat perca menjadi berbentuk persegi panjang dengan bagian2 yang buruk berada di dalam lipatan. 2. Kunci ujung2 lipatan dengan menjahitnya, jahitlah superkecil asal kuat. 3. Ambil bagian tengahnya, tarik jarum berbenang, dari tepi atas ke tepi bawah bagian tengah sehingga membentuk pita. 4. Tempelkan pita tadi di atas kaos, tempelkan dengan cara dijahit pada bagian tengahnya. Saya jahit sembarangan namun rapih sampai benar2 tidak lepas dan tidak copot ketika masuk mesin cuci. 5. Tempelkan ujung2 pita dengan dijahit juga. Gunanya supaya pita tidak lepas ketika ditarik-tarik anak. Selesai. Waktu yang dibutuhkan : 20 menit Selamat mencoba ; )

Puisi Terpendek Dan Terindah Sepanjang Masa

Gambar
.kamu ~@commaditya

#Travelleza : FOOD COLONY, Atrium Mall Senen

Gambar
Mie Aceh, Food Colony Hari ini sengaja pengen escape keluar kantor di jam istirahat sambil nyari kebutuhan lain-lain. Kali ini aku ditemani Mrs M, si manten baru. Alhamdulillah, sebelum keliling-keliling window shopping kita sempetin isi perut, laper maaakk, udah waktunya makan siang. Awal-awal kita udah liat-liat menu di Yoshinoya (lantai UG), tapi ga selera plus kaget sama harganya. Mahal. Titik. Akhirnya malah kita window shopiing dulu di Elizabeth (lantai UG, untuk tas dan sepatu merk Elizabeth dan Esmo). Banyak tas baruuu, warnanya meraahh meronaa, tapi memang ga butuh jadi ga beli apa-apa di sini. Beneran window shopping  alias liat-liat, megang-megang dan kagum-kagum aja :P Lorong FOOD COLONY Tadinya karena temen ga nemu apa yang dicari di Elizabeth UG, kita pengen liat yang di lantai 3, dan ternyata oh ternyata udah closed, alias ga ada lagi tokonya. Wew. Baiklah karena perut semakin keroncongan dan ndangdutan, kita putusin maem dulu. Pas banget kita lewat lorong

Kakak Una : 11 Mo

Gambar
Memasuki usia 11 bulan ini Una mengawalinya dengan emoh mamam alias GTM. Hihi, just keep calam Mama, akan ada masanya bayi kita mengalaminya. Akhirnya putar otak inget-inget makanan kesukaannya yang non-nasi. Buah-buahan Una seneng hampir semua yang pernah ditawarin ke dia kecuali alpukat. Jadilah Umi belikan Una pepaya dan mangga. And of course, alhamdulillah Una sudah bisa mandiri makan keduanya. Mau disuap kalau potongan buahnya sudah ga memungkinkan untuk dimakan sendiri. Selain buah, Umi siapain juga ubi rebus. Belum pernah nyoba sebelum-sebelumnya. tapi kalau manis biasanya dia suka (*turunan Umiknya sepertinya). Besok rencana juga pengen mbuatin perkedel kentang-tempe. Sepertinya dia lagi seneng yang rasanya agak kuat dibanding bubur plain kayak biasanya *ikatkepalakencengkenceng.  clap your hand, prok prok prok Ya sudahlah dengan GTM. Mending Umi catet-catet perkembangan motorik kasar, halus dan psikologisnya Una aja :p Biasanya saya melihat milestone chart di situs i

#Traveleza : Danau Science Park, UI

Gambar
Alhamdulillah, ketemu weekend lagi, bisa sejenak istirahat dari rutinitas harian yang harus ready to go dari jam setengah 5 pagi. Sudah direncanain dari Jumat sore pengen main ke UI. Ngliat danau. Ehehehe. Kebetulan UI -dan danaunya- deketlah dari rumah. Pagi pagi banget, masak bubur tim dulu. Beberes sedikit untuk isi tas Yumna, ada pepaya siap makan, popok (siapa tau dia pup), baju ganti, payung dan air putih. Sebelum Yumna bangun, pergi ke warung beli sayuran untuk kurleb 3 hari, yang awet awet kayak labu, wortel, brokoli, hihi, walaupun tetep ya, si Mas pesen sayur asem. FYI, sayur asem ini ga pernah ketinggalan dari menu andalan Sabtu atau Minggu, bos rumah senengnya sayur asem. Alhamdulillah, murah meriah *ups :P Setelah Yumna beres sarapan dan pagi, kita cus ke Stasiun Depok (Lama) naik motor. Nitip di parkiran stasiun (sstt, rahasia ya, biasanya kami parkir di sebuah jasa parkir swasta -bukan milik PT Commuterline- etapi sekarang kalau diitung-itung biayanya lebih maha

#DIY : INITIAL SIMPLE SHIRT

Gambar
Ngejahit sederhana setelah sekian lama ga bikin hasta karya ; ) Ini butuhnya ga lebih dari 20.000 loh buibu. Bahan : kaos anak (beli di  www.tokokainflanel.com , Rp 16.500) kain perca (beli di  Rumah Katun Babana , bisa juga pakai baju yang dah ga kepake) benang jarum jahit gunting jarum pentul Langkah-langkahnya : print huruf inisial atau gambar (atau bentuk apapun yang diinginkan, tapi paling mudah ya inisial :P) gunting hasil print2an tempel cetakan inisial di atas kain perca, kalau susah, bisa dikunci pakai jarum pentul letakkan hasil perca yang sudah digunting di atas kaos, kunci tepi-tepinya dengan jarum pentul jika kesusahan, jahit jelujur atau tikam jejak di tepi-tepinya, Alhamdulillah 30 menit kurang udah selesai ini kaos cantik. Ndak mahal, ndak sulit, anak suka. Mari kita lihat ketika Yumna pakai besok Happy Crafting 

Annyeong

Assalamualaykum. Mrs Sulthon here. Hihi. Alhamdulillah, akhirnya kami (*aku dan pak suami) memutuskan untuk membuat blog bersama. Di sini kami share perasaan, pengalaman, pemikiran, untuk bisa diambil hikmahnya bagi siapa saja yang kebetulan mampir. Cerita sehari-hari yang mungkin nyebelin, nyenengin, sedih atau bahkan heboh.  Anak-anak akan segera besar. Dan kami ingin mereka punya cara mengenali kami dan kehidupan kecilnya dulu via blog ini. Semoga kalian pun bisa berbagi cerita kehidupan di sini.  Jangan berharap terlalu si ya, kami masih amatiran dalam dunia blogging. But, lets enjoy it. We grow and we learn everyday, arent we?  Salam pikapika, Mrs. Sulthon aka Lilis

Am I Montessory Mom?

Gambar
Semenjak punya anak, saya selalu penasaran dengan segala mainan yang paling tepat sesuai usianya saat itu. Stimulasi apa yang paling tepat untuk mengasah motorik kasar dan halusnya. Serta perkembangan sosial apa yang harusnya dimiliki anak seusianya. Sejak saat itu pula saya berkenalan dengan istilah Montessory dalam pendidikan anak. Montessory sebenarnya adalah nama seorang dokter. Nama lengkapnya Maria Montessory. D ari pekerjaannya sebagai dokter tersebut ia meyakini bahwa semua anak dilahirkan dengan potensi luar biasa, potensi ini hanya akan berkembang jika orang dewasa yang mengasuhnya memberikan stimulasi yang tepat di tahun-tahun pertama kehidupannya.  Saya selalu merasakan kesenangan tersendiri apabila mainan yang saya buat atau saya belikan mendapat perhatian penuh Yumna. Dimainkan dengan senang bahkan mengeksplor kemampuannya. Alhamdulillah, satu demi satu mainan-mainan itupun menjadi 'makanan' Yumna sehari-hari. Kemarin, setelah seharian Googling dan main di Pintere