Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2015

My Everyday Self Healing

Gambar
Duluu sekali, saya menyukai tulis menulis karena bagi saya menulis adalah self healing. Termasuk jika saya sedang merasa sedih atau kecewa juga marah. Menulis serasa menggelontorkan sampah yang tersumbat, sehingga aliran darah di hati menjadi lancar kembali. Dengan berjalannya waktu, pengalaman kesedihan, kekecewaan dan kemarahan semakin kompleks, sehingga ketika dituliskan pun sepertinya tetap meninggalkan 'bekas', hiyaaa ~ Akhirnya beberapa kali saya mandeg menulis, hanya menulis judul sehabis itu tidak pernah menyelesaikan satu tulisanpun. Padahal kalau mau ditulis, saya rasa akan ada masanya tulisan itu jadi pengingat kalau saya pernah melewati suatu masa yang cukup complicated, dan jadi pelecut untuk bisa melewati setiap ritme hidup yang memang naik turun. entah mengapa, setelah menikah saya jadi tidak seintens saat bujangan dalam menulis. mungkin karena saya merasa tidak terlalu banyak hal yang mengganguu mood dan pikiran saya atau karena cara saya menghadapi kondisi