SAMBUTAN PALING MERIAH

4/14/2016 11:51:00 AM

Gegara baca status FB kakak angkatan di STAN jadi inget bagaimana anakku Yumna kalau Abah Uminya pulang kerja. Seru. Heboh. Lompat lompat sambil nyanyiii :p Kalau lagi dramatis bahkan suka ada adegan pura-pura pingsan atau entah apa maksudnya, yang jelas dia bakal telungkup di lantai sambil merem melek. Saya dengan bau kereta yang terbawa, juga kaki pegal karena berdiri ini, sesaat itu juga tidak merasa lelah lagi. Sambutan paling meriah selama hidup saya ya datangnya cuma dari si Yumna ini (dan kadang juga dari mas suami, hehehe).

Oiya, selain menyambut kami dengan celotehan panjang dan lompat kesana kemari, Yumna menjadi terbiasa untuk 'menodong' kue. Awalnya memang hanya sesekali saja kita bawakan kue sisa rapat atau kue apapun yang kita temui sepulang kerja. Kita berikan kepadanya dengan harapan dia ada cemal cemil malam. Bukan karena pengen bawa oleh-oleh loh! Tapi, ternyata itu lama lama jadi semacam kebiasaan buatnya. Pernah suatu hari ga ada satupun di antara kami yang bawa kue atau apapun, dan dia nangis kejer. Kejer banget ga mau ditenangin sama kue atau biskuit lain yang ada di rumah. Entah gimana pokoknya dia tau kalau itu bukan kami yang bawa. Semenjak itu kami usahakan untuk bawa oleh-oleh untuk Yumna, walalupun ya, kadang dimakan kadang ga. Malah jadi art gitu, dioser oser ke muka dan kakinya. Its no matter, yang penting dia tahu kalau kita perhatian sama dia, Inget dia walaupun kita kerja seharian. Dia bahagia. Mungkin salah satu yang ia tunggu saat sore tiba adalah KUE itu :p

GAYA KAK YUMNA WAKTU DIMINTA FOTO :P

Bagi saya, sambutan meriahnya adalah es teh manis kala dahaga. Menyegarkan! Tingkah polahnya memang ga selalu"anak baik"banget. Ga jarang juga dia heboh gegara kita salah mengerti kata-katanya yang belum begitu jelas. Yang gelas ditumpahin, mainan bedak, corat coret tembok, ngisengin adeknya sampai adeknya kebangun, banyaakkk. Tapi kalau dia udah bobok aja pas kita pulang kerja, tentulah waktu kami sama dia super sedikit. Saya bersyukur dia mau memberi kami sambutan paling meriah dengan apapun cara yang ia suka, Dia hanya anak 2 tahun yang sedang butuh kasih sayang dan perhatian. Dan kami adalah orang dewasa yang seharusnya jauh lebih mengerti kalau selama seharian sebenarnya dia kangen kami. Begitulah cara ia mengungkapkannya, dengan merengek, kadang dengan marah (karena sambil nahan ngantuk), tapi overall selalu bikin kami amaze dengan perkembangannya.

Ga bisa dipungkiri bahwa sebagai ibu bekerja (yang jam kerjanya panjaaang apalagi plus PP ke kantornya), saya selalu berharap, sedikit waktu yang kami punya ini, tetap tertanam dalam benaknya bahwa kami sayang sekali sama dia. Semoga setiap hari adalah kenangan manis yang dikenangnya. Dan semoga setiap hari kami selalu bisa menikmati sambutan paling meriah darinya. 

Love you to the moon and back, Kak Yumna :3



You Might Also Like

4 comments

  1. Tos dulu mba, saya juga working mom. Saya juga sama kalau pulang gawe uda ada yang teriak sambil lari2 pengen meluk tak lupa juga bertanya bawa apa bun hari ini?wkwkwk...
    salam kenal y mba ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mak Herva, thanks a bunch udah sering mampir :)


      Hihi, ternyata anak-anak suka sekali ya sama kita, eh, oleh oleh kita :p

      Hapus
  2. "ba wa kue ma...?"
    hahahaha.. kadang pertanyaan itu juga jadi hal yang kita rindukan..he2

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, dulu waktu kecil juga sering gitu kalau Ibu pergi, sekarang ngerasain sendiri jadi Ibu yang kalau darimana mana pasti yang dicari kuenya >,<

      Hapus