Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2016

Cloud Bread, Tontonan Ramah Anak

Gambar
Memahami pelajaran hidup bersama Hongsi dan Hongbi yang lucu :) 🎶🎶🎵🎵🎶 Cloud Bread, Cloud Bread, semua sukaa Cloud Bread Sepertinya sebagai emak-emak saya akan susah melarang anak saya nonton tv, khususnya film kartun. Why oh why? Karena sendirinya suka nonton kartun 😓😓 Apalagi sekarang pilihan ceritanya itu banyak banget ragamnya, jadi, selama saya bisa memastikan ceritanya sesuai dengan nilai-nilai yang ingin saya tanamkan kepada anak-anak, its okey , kamu boleh nonton, Nak 😏😏  Nah, salah satu film animasi favorit saya adalah film seri berjudul Cloud Bread, alias Roti Awan. Wow, bagaimana awalnya Hongsi dan Hongbi, kedua kucing kecil dalam film tersebut, mengisi hari-hari mereka dengan roti awan? On a rainy day, a small cloud stuck on a branch, was brought to a mom by her children. She places the cloud in a mixing bowl, and bakes it into cloud bread. The children and mom eat the bread and float gently into the air. The two children float away to share the clo

Ubah Suasana Kamarmu Untuk Mendapatkan Pengalaman Melahirkan Yang Berbeda, Ma

Gambar
Pernahkah Mama terpikir untuk melahirkan di ruangan yang tidak sedingin kamar bersalin rumah sakit? No way! Masa ada siy?  Ada Ma. Jika tidak menemukan klinik atau rumah sakit yang mempunyai kamar bersalin seperti impian Mama, Mama bisa mendesainnya sendiri. Well, Lilis mulai ngaco.  Ga kok Ma, apalagi jika Mama berniat melahirkan di rumah (tentu saja dengan ditemani bidan 👧) atau sembari menunggu masa aktif di rumah, Mama bisa menikmati suasana melahirkan sesuai favorit Mama di kamar Mama sendiri 💕 Berikut beberapa hal yang bisa Mama coba untuk mendapatkan pengalaman melahirkan yang lebih nyaman dan bahagia 😉 Suara yang Memberi Kenyamanan atau Sebaliknya Kesunyian yang Syahdu 🎶🎵🎵 Ketenangan adalah salah satu kunci melahirkan yang nyaman, Ma. Sikap pembantu persalinan yang jutek atau suara-suara keramaian yang mengganggu bisa mengganggu ketenangan Mama yang berakibat pada tekanan psikis pada Mama dan pada bayi (uhh, apalagi kalau yang kedengaran teriakan Mama sebela

Happy 1 Year, Ali!

Gambar
 Ampun dah ni mak-mak, malesnya kebangetan, padahal yang dicatet itu loh, milestonenya anak senderee lalalala 👮 Alhamdulillah Mak, si anak lanang Ali, sudah setahun, iyaa, setahun *teross? Iyaa, mau ngucapin ke Ali, Happy Milad Ali 😘 Alhamdullillah (lagi), Ali sudah bisa jalan. Prosesnya cukup cepet menurutku. Dari bisa berdiri, jalan selangkah dua langkah sampai akhirnya lancar kurang lebih 1 bulan. Yang lucu itu beliin sendal Ali 😑 Masa ganti sendal sampe 3 kali. Iya, setiap beli dituker gitu. Pertama beli ternyata sama sekali ga muat. Dituker lagi, eh ga muat lagi 👯👯👯 Si Ali memang kakinya besar gitu, melebar dan menggembung, jadi kudu pakai sendal sendal ala crocs (bukan berarti kudu beli merk croc yah 💁) yang ga ribet, tinggal leb ajah kakinya. Akhirnya karena udah kadung malu nuker sekali, akhirnya beli lagi 👻👻👻👻 dan ga muat lagi dong, aih, memanglah, soal ira mengira, emaknya si Ali ga jago, alhamdulillah, dituker sekali lagi dengan nomer di atasnya pas tu

Mama, Coba Posisi Ini Untuk Mengurangi Rasa Sakit Saat Kontraksi!

Gambar
Mama, masih ingat pecahnya sakit pas kontraksi? Hihi, masih inget ga waktu itu bagaimana mengelola sakitnya? Semenjak ikhtiar untuk VBAC, Lis banyak belajar dan membaca tentang proses persalinan yang lembut. Ga anti sakit siy, tapi minimal sakitnya bisa dikelola kan? Karena sakitnya orang lairan mah anugerah, karena itu tandanya dede bayi siap-siap lahir ke dunia, 💕 Nah, berikut ada beberapa cara yang beberapa diantaranya saya lakukan untuk mengurangi sakitnya kontraksi saat melahirkan Ali sekitar 1 tahun lalu. SLOW DANCING 👫 SUMBER Peluk pak suami dengan merebahkan kepala ke dadanya. Berdansa pelan-pelan sambil minta pak suami mengusap-usap punggung kita ketika kontraksi datang. LUNGING 💃 SUMBER Letakkan satu kaki di atas kursi atau tangga, kemudian condongkan badan ke depan.  SQUATTING SUMBER Berjongkok membuka rongga panggul lebih lebar sehingga bayi bisa lebih mudah turun. Berjongkoklah dengan kedua kaki sedikit diangkat, berpegangan pa