Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2018

Strategi Sukses Membujuk Anak Periksa Gigi

Gambar
Fiuhh,  alhamdulillah hari ini mission accomplished  untuk bawa anak-anak periksa gigi mereka ke dokter gigi. Sebenarnya ini super duper telat, karena Kakak bahkan sudah lewat umur 4 tahun baru sekali ni ke dokter gigi, adek sudah hampir 2,5 tahun. Kondisi Kakak sama Adek cukup butuh banyak treatment, terutama treatment ditambal. Menambal gigi anak itu menurut saya gampang-gampang susah. Apalagi seusia mereka itu kan sudah bisa bilang "tidak mau". Syukur alhamdulillah dokternya sabar dan lembut sekali saat tadi mengajak anak-anak untuk mau bekerja sama dan tetap tenang selama proses perawatan gigi berlangsung. Sehingga Kakak dan Adik bisa dibilang sukses untuk kali pertama periksa dan perawatan gigi. Nah, untuk itu saya ingin berbagi tips dan pengalaman supaya Mom semua tidak merasa was-was atau khawatir saat akan membawa anak periksa gigi.  1/ Carilah referensi dokter spesialis gigi anak yang banyak direkomendasikan Hal ini penting karena bagaimanapun menurut

Seseruan Bareng 200 Bunda? Cuma di Mombassador SGM Bisa Begini

Gambar
Holaa memori Jogja dari realita Jakartaaa ! Bersyukur banget kemarin 3 hari seseruan sama bunda-bunda seluruh Indonesia badan sehat walafiat, soalnya hari ini baru mulai muncul tanda-tanda mau flu huhuhu, semoga ga beneran flu yah, langsung digempur sama Redox*n biar imunnya nambah.  Eh emang habis seseruan ngapain siy? Ups, ga sabar ya? Jadi, tanggal 7 s.d. 9 Maret 2018, saya dan mommies yang terpilih mengikuti Mombassador SGM Eksplor di kota pelajar kesayangan kita semua- Jogjakarta.  Mombassador SGM Eksplor adalah komunitas yang terdiri dari bunda-bunda Indonesia yang dibentuk oleh SGM Eksplor untuk mengajak bunda-bunda Indonesia menjadi lebih paham dan peduli terhadap nutrisi dan perkembangan anak  dalam menyiapkan mereka menjadi generasi maju serta individu yang berdikari dan bermanfaat untuk bangsa. Untuk bergabung di komunitas ini, bunda harus lolos seleksi sebagai Mombassador dan hadir pada acara inagurasi Temu Bunda (seperti yang saya ikuti kemarin).  Saat i

DETEKTIF KEBAIKAN

Gambar
Perihal efek menegur dan memuji pada karakter dan perasaan anak telah menjadi perhatian para pakar parenting. Bahkan menurut Teh Okina, penggagas Enlightning Parenting, banyak sekali orang tua yang belum mengerti apa dampaknya jika memuji tapi tidak tepat, menegur tapi kurang tepat, tidak memuji bahkan ada juga yang tidak berani menegur anaknya. Saya sangat tertarik dengan bahasan ini karena sekarang ini saya sedang menemani tumbuh kembang kedua putra saya, Kak Y (4 yo) dan Adik A (2,5 yo). Di masa -masa ini, ketepatan menyampaikan teguran dan pujian akan sangat berpengaruh pada pemahamannya tentang kehidupan di luar rahim. Mengapa? Karena bagi anak-anak, orang tualah idolanya.  Sama seperti kita, anak-anak mengidolakan kita seperti kita mengidolakan penyanyi, penulis, atau tokoh favorit kita. Idola -bagi kita- adalah role model, kita sangat ingin seperti dia .  Mulai dari cara berbicara, gaya berpakaian, tempat makan favorit, lagu favorit, bahkan merk sabun favorit pun semuanya i

#ModyarHood : Tugas Suami Istri Saat Anak (Sudah) Dua

Gambar
Hi, akhirnya saya bisa ikut seseruan posting tema #Modyarhood yang digadang-gadang sama mahmud kece Puty dan Mom Okke niy. Bulan lalu pengen posting juga eh kok si males memenangkan si rajin, lalala (padahal hadiahnya keren anett *mata ijo) Supaya kalian ga jetlag dan bertanya-tanya  emang apaan siyk #Modyarhood ini? Nah, #Modyarhood ini merupakan postingan kolaboratif bertema, yang tema-temanya dipilih oleh Puty dan Mom Okke selaku penggagas. Kenapa namanya #Modyarhood? Karena keyakinan mereka berdua, meskipun jadi mak emak itu kadang bikin modyar  tapi kita semua  berusaha tetep yahood. Eaaa, kece kan?   Nah, back to topic kita kali ini, tentang gimana siy pembagian buebu dengan para suami atas tugas rumah? First of all, saya dan mas suami sama sama bekerja di luar rumah. Kami biasa keluar rumah jam 6 pagi dan baru kembali lagi jam 8 malam rata-rata. Untuk tugas sehari-hari yang merupakan domestic core , mencuci, memasak, menyetrika, semuanya di- handle oleh ART. Dap

A Parent's Diary : Anakku Tamu Istimewa, Diary Manis untuk Para Ayah Bunda

Gambar
Sudah lama sebenarnya saya tau buku ini. Tapi waktu itu entah kenapa akses untuk membelinya susah T,T Terus saya takut over ekspektasi gitu loh, ah palingan isinya mah cerita cerita aja, ga ada insight apapapa (jangan ditiru pemikiran cetek saya ya!) Eh kok kebetulan sekali, sekitar 1 bulan lalu saya membaca postingan IG Mba @diniswastina bahwa tim Enlightning Parenting -nya Teh Okina sedang menyusun buku bantu/ worksheet untuk mendampingi buku Enlightning Parenting (EP) yang sudah terlebih dahulu saya baca. Dan, pas banget bisa bundling baik dengan buku EP maupun A Parent's Diary. Saking semangatnya saya langsung cari tau cara pemesanannya dan berakhir di postingan Mba @ekalucu. Dan hari ini, setelah menunggu hampir 2 minggu, buku yang saya tunggu tunggu tiba (senyum senyum sendiri) Jadi, buku berjudul A Parent's Diary ini merupakan kumpulan kisah pengalaman pengasuhan dari para alumni training Enlightning Parenting atau Transformational Behavior yang dibawakan oleh T

Jugling With Work

Gambar
Saya sedang dipenuhi dengan aneka pikiran ketika akhirnya saya memilih release emosi dengan menulis. So much to do this week. Sudah beberapa hari terakhir sampai rumah pukul 9-10 malam. And so many to do list should done soon masyaAllah. Kalau sedang kayak gini saya selalu usahain tetep sehat dan sebenernya yang lebih susah dari itu adalah tetep waras. Ga emosi saat ada rekan kerja yang ga optimal (menurut kita) atau ga emosi saat ada miskomunikasi dan selalu fokus bukan pada siapa yang salah , tapi fokus pada apa solusinya.  Kalau load kerjaan lagi tinggi-tingginya, manage stress jadi bener-bener penting (pakai banget) . Dan salah satu cara saya supaya ga stress -selain optimis bahwa semua ini akan bakal bisa selesai pada waktunya- adalah have priorities and strict with schedule. More than that perbaiki komunikasi dengan stakeholder dan utamakan firm information. Jangan sampai gegara hal-hal kecil berdampak pada hal hal besar. Itulah mengapa ya, katanya penelitian ter