Pengalaman Medical Check Up untuk Aplikasi Visa Australia di RS Premiere Jatinegara

5/30/2018 12:26:00 PM


As we know, kalau mau apply visa, salah satu persyaratannya adalah kita lulus dari segi kesehatan yang dipersyaratkan oleh negara tujuan. Setiap negara, sangat mungkin memiliki preferensi berbeda-beda terkait hal ini. Untuk membuktikan bahwa kita memenuhi syarat dari segi kesehatan untuk berkunjung ke sebuah negara, kita perlu mendapat surat dari dokter yang telah ditunjuk oleh masing-masing Kantor Imigrasi negara dimaksud yang menyatakan bahwa kita sehat wal afiat untuk berada di negara tersebut.

Beberapa minggu lalu saya melakukan medical check up dalam rangka apply visa Australia. Nah, salah satu rumah sakit terdekat yang ditunjuk untuk bisa memberikan surat keterangan sehat ini adalah RS Premiere Jatinegara. Selain itu sebenarnya masih ada rumah sakit lain -di seluruh Indonesia- yang telah ditunjuk oleh Kantor Imigrasi Australia sebagai berikut.

Jakarta 
RS Premiere Jakarta
Rs Premiere Bintaro

Bali
BIMC Hospital-Ngurah Rai

Jawa Tengah
St. Elizabeth Hospital - Semarang

Jawa Timur
RS Premiere Surabaya

Sulawesi
RS Siloam - Makasar

Sumatera
Paramita Laboratory & Diagnotic Clinic

Nah, karena saya hanya memiliki pengalaman med check up di Premiere Jatinegara, jadi kali ini saya hanya akan sharing pengalaman saya khusus untuk rumkit tersebut ya. Dari segi alur dan pelayanan serta biaya sangat mungkin berbeda dengan rumkit lain, hal yang mungkin sama adalah dari segi persyaratan yang dibutuhkan.

Bagaimana alur pendaftarannya?
Alur sangat mudah, kita cukup menghubungi via telepon ke nomor 1500-908 dan memilih saluran untuk mendaftar MCU. Petugas akan mendata calon pasien mulai dari tempat dan tanggal lahir, alamat dan juga nomor telepon.

Syaratnya apa saja?
Sesuai dengan persyaratan dari rumkit Premiere Jatinegara, berikut persyaratan umum untuk MCU apply visa Australia :

  • Passport asli
  • KTP asli (jika sudah berusia >17 tahun)
  • Akta lahir asli (jika < 17 tahun) dan didampingi orang tua
  • Surat pengantar dari kedutaan (Referral Letter)
  • Bila menggunakan kacamata harap dibawa
  • Jika sedang hamil, harap membawa surat keterangan dari dokter kandungan
  • Jika memiliki foto rontgen lama (yang masih berlaku) harap dibawa
Selain itu terdapat persyaratan khusus sebagai berikut.
  • bagi wanita, bisa melaksanakan MCU jika telah selesai hadi minimal 7 hari,
  • wanita hamil dengan kandungan lebih dari 12 w, tetap rontgen
  • anak-anak berusia 2-11 tahun ada tambahan pemeriksaan Montoux/IGRA (pilih salah satu)

Apa saja jenis pemeriksaannya?
Jenis pemeriksaan berbeda-berbeda sesuai dengan jenis visa yang diajukan. Karena saya mengajukan visa untuk menemani suami yang melanjutkan sekolah (insyaAllah) maka saya mengajukan visa yang sama dengan beliau yaitu Visa Student (Non Healthcare). Untuk pengajuan visa tersebut, saya harus diperiksa lengkap oeh dokter (yang ditunjuk), pemeriksaan urine lengkap dan Chest X Ray. Australia adalah negara yang sangat ketat terhadap penyebaran penyakit tuberculosa (TBC), apalagi Indonesia duduk di nomor 2 sedunia ya untuk penyakit ini. Oleh karena itu Chest X Ray diwajibkan untuk semua jenis visa. 

Selanjutnya, untuk anak-anak saya, karena keduanya masih termasuk usia balita, dan jenis visanya sama dengan yang saya ajukan, maka mereka cukup dilakukan pemeriksaan lengkap oleh Dokter Umum, tidak periksa urin maupun Chest X Ray. 

Oiya, tambahan lagi, karena saya memakai kacamata, dokter juga mengecek kondisi mata saya -meskipun hanya sekilas dengan menggunakan alat cek mata yang dipajang itu loh Mom. 

Secara umum saya merasa nyaman melaksanakan MCU di RS Premiere Jatinegara, saat kami datang hanya ada beberapa pasien yang sedang menunggu giliran. Sekitar 10 menit setelahnya kami sudah dipanggil untuk periksa. Saran dari saya, supaya bisa efisien waktu, selama perjalanan minum air putih yang banyak (ya, minimal 1,5 liter lah) supaya saat pengecekan urin langsung berhasil. Kemarin saya lupa tidak pakai strategi ini, jadi deh saya harus buru-buru minum banyak dan mengulang tes urine. Jika tes urine langsung lolos, tidak sampai 1,5 jam insyaAllah sudah selesai semua rangkaian pemeriksaannya. 

Menghindari anak cranky karena bertemu orang baru dan menolak diperiksa, pastikan dia dalam kondisi nyaman (kenang dan tidak mengantuk) serta kita sounding jauh-jauh hari sebelumnya bahwa kita akan bertemu dokter untuk dilakukan pemeriksaan. Kan ga lucu kalau sudah jauh-jauh sampai rumit si bocah malah ngambek :p 

Oiya, untuk biaya MCU, saya tidak bisa membandingkan dengan tempat lain (karena toh rumkitnya juga memang hanya tertentu saja yang bisa memberikan keterangan untuk Imigrasi Australia), kemarin biaya untuk saya kurang lebih Rp 900.000, sedangkan untuk anak-anak, Rp 700.000/anak. 

Menurut penuturan suster, maksimal 1 hari setelahnya sudah bisa cek hasil MCU. Kemarin saya tidak cek-cek lagi, katanya siy kalau hasilnya aman mereka tidak akan menghubungi kita :p Entah kenapa saya juga yakin insyaAllah sehat dan tidak ada masalah. 

Doakan ya Mom-Pop, semoga hasilnya memang benar-benar sesuai persyaratan Imigrasi Australia, dan ketika nanti tiba saatnya sudah bisa menyusul mas suami, bisa kesana tanpa halangan suatu apapun :) Aamiin.



You Might Also Like

0 comments