Haruskah Memilih Tema Khusus Dalam Menulis Blog?

  • 11/21/2018 12:00:00 AM
  • By Athiah Listyowati
  • 4 Comments

Bicara tentang tema tulisan, ada banyak sekali teori blogging di luaran sana yang membahas tentang tema apa yang sebaiknya dipilih dan ditulis. Bahasa keren-nya memilih niche blog.

Aku mah 100% percaya kalian mah pasti udah pada ngeh ya soal niche ini. Ibarat toko, ada toko khusus kosmetik, ada toko khusus bahan-bahan kue, ada toko khusus obat, dst. Nah, teorinya, semakin khusus barang yang dijual sebuah toko, maka ((seharusnya)) semakin mudah pula sebuah toko menggaet pembeli yang sesuai dengan target pasarnya. Misalnya, setiap ingat ayam geprek, pasti kepikirannya Ayam Geprek Bonsu (ups, ga sengaja ngiklan - saya ga minta bayaran kok Om Ben).

Begitu pula dengan sebuah blog, katanya, semakin fokus kamu menulis pada tema tertentu, maka semakin mudah blogmu dikenali oleh calon pembaca yang sesuai dengan niche blogmu. Pengen cari tau soal review kosmetik terkini, ke blog Kak Melati (bukan nama sebenarnya) saja. Pengen tau soal SEO dan kawan-kawannya, ke blog Kak Carolina Ratri aja (nah, ini baru nama sebenarnya :p). Begitu cara gampangnya memahami niche sebuah blog.

Namun demikian, menurutku, menurutku niy ya, bagi blogger pemula, niche ini ga usah dipikir susah-susah. Ada yang lebih penting daripada memilih niche, yaitu menulis dengan konsisten. Karena dengan menulis secara konsistenlah kamu akhirnya akan menemukan arah angin, eh arah blogmu :p

Mau dibawa kemanaaaa... (nyani bareng-bareng)



Sama dengan blog ini, duluuu, ini isinya artikel galau (maklum dibikin dari jaman belum menikah). Setelah menikah dan hamil, ternyata keinginan menulis muncul jika ada yang mau ditulis ada hubungannya dengan hamil, melahirkan dan kehidupan pasca menikah. Bahkan artikel membahas bagaimana menggunakan birthball ini alhamdulillah selalu ada di halaman pertama Google Search semenjak ditulis tahun 2015. Begitu juga dengan artikel-artikel terkait kehamilan lain menjadi artikel-artikel dengan pageview tertinggi. 


salah satu artikel yang ada di halaman pertama Google Search


Memilih Tema yang Paling Mudah Ditulis
Mudah itu ukurannya apa? Ukurannya kamu ga mengalami kesulitan saat menuangkannya ke dalam tulisan. Masalah kamu mencari sumber bacaan, atau mewawancarai seseorang atau menambah data dari sumber terpercaya, itu cerita lain. Karena menulis sebuah artikel tentu kita harus banget menjauhi yang namanya plagiarisme, hoax atau sekedar menulis tanpa arah. Tapi alur tulisannya, arah tulisannya, tentu kamu harus menguasainya terlebih dahulu. 

Menurutku, dengan menjadi diri sendiri, maka kamu ((seharusnya)) tidak akan pernah kesulitan menulis. Bukankah setiap orang itu unik?

Setiap orang memiliki pengalaman yang berbeda, cara pikir yang berbeda, juga karakter dan kesukaan yang berbeda-beda. Kalaupun ada yang sama, pasti ada yang berbeda dengan orang lain. Menemukan ciri khasmu sendiri akan semakin memudahkan ketika kelak kamu ingin fokus pada tema tulisan tertentu. Inget banget jaman awal-awal ngeblog, Teh Diana Rikasari itu termasuk yang bener-bener BOLD banget loh dalam menyuarakan peikiran-pemikiran dan tastenya. Terbukti ketika kita menyertakan hati dalam tulisan-tulisan kita, maka tulisan-tulisan itu menjadi HIDUP dan mencari jalan takdirnya sendiri. Begitu juga dengan Gita Savitri, ketelatenannya menyuarakan isi hatinya mengantarkannya menjadi dirinya yang sekarang. Tulisan membawa nyawanya sendiri-sendiri. Lalu mau kita beri nyawa apa tulisan kita?

Mengapa Aku Menulis tentang Pregnancy, Slice of Life dan Parenting?
Melahirkan adalah salah satu pengalaman yang setiap wanita tak pernah lupakan seumur hidup.  Termasuk AKU.

Pernah mengalami peristiwa melahirkan yang kurang menyenangkan, membawaku fokus belajar tentang hamil dan melahirkan pada kehamilan kedua. Alhamdulillah, dari pengalaman VBAC itu ada banyak ibu yang mengambil hikmah dari pengalamanku melahirkan anak yang kedua. Selain itu,  blog juga memudahkanku ketika ingin membagi pengalaman dengan ibu lain yang sedang berjuang menggapai impiannya untuk sukses VBAC. Tinggal bilang : coba baca ini ya mba.




Selain cerita tentang hamil dan melahirkan, aku juga banyak menulis tentang slice of life, kisah-kisah keseharian yang bisa diambil hikmahnya. Atau sekedar review dan berbagi pengalaman dari kehidupan keseharian sebagai seorang ibu.

Parenting adalah salah satu tema yang selalu menarik utnuk dibahas bersama ibu-ibu lain. Aku rasa, blog bisa menjadi sarana edukasi yang sangat baik untuk menyebarkan ilmu parenting kepada ibu-ibu masa kini yang tidak pernah lepas dari kemudahan belajar dari dunia maya. Jangan sampai karena kita malas menulis, ibu-ibu kesusahan menemukan inspirasi yang baik dalam mengasuh anak-anaknya. Selain itu, menulis blog sekaligus bisa membangun support system bagi sesama ibu. Rasanya senang sekali bila bisa berbagi dengan ibu lain yang senasib 😂

Nah, dari tema tema utama itulah akhirnya aku juga menemukan nama yang aku sukai untuk blogku ini. Tapi itu mah cerita untuk besok. Hari ini cukup dulu. Terima kasih sudah mau membaca sampai akhir ya darlin 😚


Kamu sudah menulis hari ini?








Note :
Photo by Kelly Jean on Unsplash, ilustrated by me

You Might Also Like

4 comments

  1. Aku juga masih setia menulis tema campur aduk nih di blog hahaha tapi bener sih, apapun yang kita tulis semuanya harus dari hati dan yang kita suka. Kalo nulisnya terpaksa, esensinya pasti hilang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener. Dan pas dibaca ulang pun rasanya ada yang kurang *kurang cinta ~sahhh

      Hapus
  2. aku aku.. si suka campur campur tema, haha
    jadi aku bilang sih gak harus punya tema khusus, asal senang aja.

    kamu juga suka Gitasav ya? cadas ya dia, straight to the point, smart and ya.. kerenlah pokoknya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya kecuali kalau udah berani straight samaniche tertentu, karena memang kesehariannya kayak gitu (suka masak atau sering travelling), its okey lah ya mau milih ada di mana. Namun jika tidak, menulislah dengan apa yang dipunya ya kan?

      Gitasav is such an inspiring young woman.
      Aku belajar untuk punya opini sendiri dari dia.

      Hapus

Hi, nice to hear your inner-voice about my blog. Just feel free to write it here, but please dont junk :)