Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2019

Halal 101 At Canberra

Gambar
Hidup di negara minoritas Muslim, maka memastikan kehalalan makanan membutuhkan sedikit usaha lebih. Namun demikian, bukan berarti jadi susah kok! Sekali kita tau suatu produk halal dikonsumsi, then we can grab it every time we need arent we? Nah, kali ini aku pengen banget sharing tentang lika liku cari makanan halal di Australia khususnya Canberra. Tapi karena di seluruh Aussie bisa dibilang swalayannya itu-itu saja. insyaAllah produk yang sama pun bisa ditemukan di kota lain selain Canberra. Oiya, sebelum melangkah jauh, meski di Aussie juga ada semacam MUI-nya Indonesia, tetapi mencantumkan label halal di produk (terutama produk yang untuk dikonsumsi) bukanlah sebuah kewajiban bagi produsen makanan. Jadi, kalau di sini ga bisa cuma ngandelin label halal. Ada siy produk yang bener-bener berlabel halal, tapi jumlahnya ga banyak. Dan ada juga siy toko yang mengkhususkan hanya menjual makanan yang telah halal certified , tapi jumlahnya tidak banyak pun mungkin sekali tidak menyediak

Immediate Reward : Sebuah Kesalahan Dalam Membuat Tujuan Apapun Dalam Hidupmu

Gambar
Ketika membuat sebuah karya, rasa-rasanya tidak mungkin bila kita tidak menginginkan adanya penghargaan dari orang lain -sekecil apapun itu. Seolah-olah, tanpa adanya sebuah penghargaan, maka karya kita tidak cukup pantas untuk menjadi suatu hal yang pantas dan membahagiakan untuk ditekuni. Kita ingin -bahkan- pada karya karya awal itu, langsung tersemat label splendid atau wonderful atau superb atau gilak. Dan semacamnya. Yes, most of us, are we want an immediate reward ? Saya tau rasanya semenyenangkan itu bila karya kita diterima oleh khalayak -entah itu sebuah essay, entah itu sebuah foto, film pendek atau mungkin masakan yang kita masak dengan segenap jiwa raga dan keringat. Dan saya juga tau rasa semenyedihkan itu bila karya yang sudah kita buat dengan susah payah, sama sekali tidak menarik decak kagum. Namun, apakah itu yang kita cari ?  Satu hal yang seringkali tidak kita siapkan saat membuat sebuah karya adalah siap untuk tetap memberikan energi yang sama seperti